10/05/2021

Review Upin Ipin Musim 14 – Tibanya Ramadhan Episode 3

3 min read

Upin dan Ipin sedang bersama bersama Frizzi dan Ehsan. Mereka ternyata sedang melihat makanan. Ehsan sangat tergiur hingga air liurnya menetes. Semuanya kemudian memberi tahu Ehsan bahwa hal itu salah. Tak lama kemudian, muncul Mail dan Jarjit. Muncul Atok yang meminta anak-anak untuk mengejar kelapa. Ternyata, atok meminta seekor kera untuk memetik kelapa. Karena menjelang Ramadhan, permintaan kelapa akan meningkat sehingga ia membutuhkan bantuan kera yang merupakan sahabatnya untuk memetik kelapa. Tidak heran, ada banyak sekali kelapa di rumah Atok. Mail yang melihat hal ini kemudian meminta Atok untuk membaginya agar Mail bisa menjual kelapa tersebut. Tetapi, atok bilang kepada Mail untuk menjual ayam saja. Yang lain tertawa dan mengatakan bahwa yang penting mereka mendapatkan uamh lebaran dari atok.

Atok bilang, puasa saja belum selesai, sudah meminta ulang lebaran. Upin dan Ipin serta teman-temannya membantu atok untuk mengumpulkan kelapa ke keranjang. Ehsan merasa sangat haus dan ingin meminum air kelapa. Atok menawarkan Ehsan apakah mau dibelahkan kelapa. Yang lain kaget dan mengira Ehsan tidak berpuasa. Ehsan langsung pulang, diikuti dengan yang lainnya. Tinggal ada Upin dan Ipin yang diminta atok membantu atok. Upin dan Ipin masing-masing diberikan kelapa yang kata atok bisa dimasak oleh nenek. Ketika berada di rumah, Upin dan Ipin diminta kak Ros untuk sholat. Keduanya ternyata ketiduran, tetapi mereka akhirnya menurut kak Ros. Di dapur, ada nenek yang sedang memasak. Nenek meminta kak Ros untuk mengantarkan makanan ke kakek Dalang.

Kak Ros ingin meminta Upin Ipin yang mengantarkan. Ternyata, saat ingin sholat, keduanya justru tertidur sehingga diusili kak Ros. Setelah bangun, mereka tanpa sadar lupa kalau mereka sedang puasa. Mereka langsung ke dapur dan mengambil air di kulkas. Untung saja, ada nenek yang mengingatkan mereka agar mereka tidak batal. Nenek memberi tahu bahwa inilah akibat tidur terlalu sore dan tidak beribadah. Upin dan Ipin malah menyalahkan kak Ros yang tidak membangunkan mereka. Kak Ros bilang, ia memang sengaja tidak membangunkan Upin dan Ipin karena mereka sangat nyenyak. Ia kemudian menunjukkan video Upin dan Ipin yang tertidur pulas. Upin dan Ipin berusaha merebut gadget tersebut agar bisa menghapus videonya. Upin dan Ipin serta kak Ros saling kejar-kejaran sampai akhirnya ditegur nenek yang mengingatkan bahwa mereka harus memperbanyak ibadah ketika bulan puasa.

Ketika sudah berbuka puasa, nenek, kak Ros, Upin dan Ipin, berada di ruang makan. Nenek bilang malam ini, ada ceramah Tarawih sehingga mereka akan pulang lebih lama. Nenek juga bilang ada keistimewaan Bulan Ramadhan. Upin dan Ipin bilang bahwa keistimewaannya ialah adanya puasa dan perbuatan baik yang akan dibalas dengan lebih baik. Nenek memuji cucu-cucunya tersebut.

Nenek, kak Ros, Upin dan Ipin pergi Tarawih. Upin dan Ipin bertemu dengan temannya,yakni Mail, Frizzi, dan Ehsan. Frizzi dan Ehsan bertanya mengapa Mail baru datang. Ternyata, Mail baru berlatih Nasyid. Keduanya tertawa, Mail tidak merasa heran kalau ia ditertawakan. Upin dan Ipin tidak diajak, tetapi mereka menunjukkan kertas yang berisi nama-nama, yakni Muaram dan Safar yang merupakan sepupu Mail. Keduanya pintar bernyanyi Nasyid. Upin dan Ipin ingin dimintai bantuan oleh Mail, tetapi sebelumnya mereka disuruh makan terlebih dahulu. Setelah itu, nenek. Kak Ros, serta Upin dan Ipin sahur. Mereka memberi tahu nenek bahwa ternyata Mail meminta mereka menggantikan kedua sepupunya karena sedang berhalangan sakit. Namun, Upin dan Ipin menolak karena tidak ingin bernyanyi di bulan puasa.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.