28/02/2021

Wisata Kuliner Khas Di Malang

3 min read

Kota-kota di Indonesia kaya dengan tempat makan enak melegenda yang sudah berdiri setidaknya selama empat sampai lima dekade. Mendatangi tempat-tempat ini pun seperti tengah bernostalgia dengan kenangan masa kecil, saat datang bersama orangtua atau malah dengan kakek dan nenek.

Travel On tengah mengumpulkan tempat-tempat makan legendaris yang ada di kota-kota di Indonesia. Di edisi pertama, kami menunjukkan tempat-tempat agar bisa makan sehari di Solo. Lalu, di Yogya, ada daftar tempat yang bisa Anda datangi untuk makan nonstop selama dua hari.

Berikutnya, Anda tak kehabisan tempat untuk mencicipi nasi megono dengan macam-macam lauknya serta mencicipi tauto di Pekalongan. Kini kami mengumpulkan tempat-tempat makan yang populer dan melegenda di Malang.

Tempat makan yang pertama sering disebut ketika meminta rekomendasi dari Malang adalah Pecel Kawi (Jalan Kawi Atas no.43B). Interior tempat makan ini sederhana saja. Ada banyak meja-meja serta bangku panjang ala warung makan untuk pengunjung.

Biasanya orang akan datang ke warung pecel yang sudah berdiri sejak 1975 ini untuk sarapan. Selain pecel, menu lainnya ada nasi bali telur, nasi daging campur, nasi lodeh, nasi bali daging, dan nasi rawon.

Selanjutnya, masih di jalan yang sama, ada nasi buk, nasi dengan sayur buah nangka dan taburan serundeng yang nanti bisa ditambah lauk sesuai pilihan kita. Dari paru goreng, tempe, tahu, ayam goreng, empal daging, dendeng manis, dendeng kelapa, sampai jeroan. Nasi buk sebenarnya adalah kekhasan Madura, tapi malah jadi populer di Malang.

Tempat pertama yang sering menjadi tujuan pencari nasi buk adalah Nasi Buk Bik Matirah (Jalan Trunojoyo 10E, depan Stasiun Kota Baru). Menurut spanduk di warung makan ini, nasi buk Bik Matirah asli dari pecinan Gang Semarang dan berdiri sejak 1949.

Tempat makan nasi buk lainnya yang bisa Anda datangi adalah Nasi Buk Gang Semarang yang terletak di Jl KH. Zainul Arifin sixteen. Nasi buk Gang Semarang malah sudah ada sejak 1947 dan sebelumnya berjualan dengan dijajakan berkeliling.

Cwi mie khas Malang (Foto: Wego Culinary Photo Contest/Lina Hendarnanto)

Tujuan makan legendaris lainnya di Malang adalah bakmi di Depot Gang Jangkrik yang terletak di Jl Kawi Atas No 26 (Pusat). Di sini, menu-menu yang ditawarkan termasuk nasi campur, sio bak, sio kee, babi manis, sampai bubur udang, ikan, ayam jamur. Namun tentu yang terkenal adalah cwi mie pangsit spesial, siobak, chasiew (jasio), baikut, dan cwi mie pangsit bakso.

Meski Depot Gang Jangkrik di pusat ini yang paling banyak dicari, buat Anda yang ingin mencicipi versi yang 100% halal, ada cabang Bakmi Gang Jangkrik di Jalan Soekarno Hatta Kav 4B (depan Ruko Soekarno Hatta Bisnis Center).

Ceker mercon (Foto: Wego Culinary Photo Contest/Lina Hendarnanto)

Untuk camilan, ada paduan rujak manis dan es degan (kelapa muda) yang bisa Anda dapatkan di Jalan Semeru no 54 (mereka menegaskan: tidak buka cabang). Berikutnya ada heci dan cakue yang bisa Anda beli di Depot Semeru (Jl Semeru No 27). Depot diperkirakan berdiri sejak 1960an dan menawarkan kacang kuah, roti goreng, dan kompiang.

Heci adalah penganan semacam bakwan berisi daging ayam atau babi yang dicampur daun bawang, bawang putih, bawang merah, telur, wortel, dan kecambah, kemudian digoreng dengan ‘kulit’ dari adonan tepung terigu.

Menjelang sore paling enak makan bakso. Tujuan utama yang bisa Anda datangi adalah Bakso Solo di Jalan Halmahera 12A atau lebih dikenal dengan ‘Bakso Solo Kidul Pasar’ (selatan pasar) yang sudah berdiri sejak 1965.

Bakso lain yang juga terkenal adalah Bakso President di Jalan Batanghari No 5 atau di belakang Hotel Savana. Namun yang paling membuat bakso ini terkenal adalah lokasinya yang di sebelah rel kereta api.

Saat di Malang, jangan lupa juga untuk makan bakso bakar, ada Bakso Bakar Pak Man (Jalan Diponegoro) dan Bakso Bakar Pahlawan Trip (depan Monumen Pahlawan Trip).

Jika ingin mencari menu ‘brunch’, Rawon Nguling di Jalan Zainal Arifin No sixty two bisa jadi pilihan. Selain nasi rawon biasa, Anda juga bisa mencicipi rawon dengkul.

Menu sarapan lain yang bisa Anda cicipi saat di Malang adalah Soto Lamongan Oro-oro Dowo di Jalan Oro-oro Dowo 147C. Anda bisa menyeruput kuah soto di warung makan yang masih bergaya inside lama ini.

You may have missed